gudang logistik

5 Fungsi Gudang Logistik yang Harus Dipahami Perusahaan

Setiap perusahaan, khususnya yang termasuk dalam level menengah ke atas, biasanya membutuhkan gudang logistik untuk penyimpanan barang. Hal ini penting karena sebagai arus keluar masuk barang, menyimpan barang baru, dan mengelola barang yang termasuk dead stock. 

Di dalam gudang logistik terdapat beberapa aktivitas yang di antaranya adalah penerimaan barang setengah jadi, kemudian disimpan dan dilakukan pengiriman ke perusahaan selanjutnya. Untuk melancarkan arus pengiriman dan penerimaan barang maka membutuhkan transportasi yang memadai baik otomatis maupun manual. 

Namun, fungsi dari gudang logistik tidak hanya untuk penyimpanan barang saja melainkan lebih luas. Sebab, di dalamnya akan berfungsi sebagai supply chain hingga beberapa fasilitas infrastruktur yang diperlukan. 

Untuk mengenal lebih jauh tentang gudang logistik, artikel di bawah ini akan mengupas tuntas mengenai fungsinya. Apa saja itu? Simak selengkapnya hanya di RUN Market. 

Fungsi dari Gudang Logistik Perusahaan

1. Sebagai Tempat Terminal Konsolidasi

Salah satu fungsi infrastruktur ini yang sangat vital yaitu sebagai tempat konsolidasi. Terminal konsolidasi artinya poin khusus ketika berbagai jenis produk dari beberapa lokasi produksi terkumpul menjadi satu. Setelahnya, dari gudang tersebut, barang yang sudah terkumpul akan didistribusikan kepada pelanggan secara bersama-sama. 

Fungsi Gudang Logistik
Sumber: pexels.com

Agar mendapatkan gambaran lebih jelas, berikut ini adalah ilustrasinya.

Sebagai contoh di suatu wilayah terdapat tiga pabrik, yaitu pabrik A memproduksi minuman kaleng, pabrik B memproduksi frozen food, dan pabrik C memproduksi camilan ringan. Ketiga barang tersebut nantinya akan diteruskan kepada pelanggan atau supplier di beberapa poin. Sementara itu, supplier tersebut membutuhkan semua produk dari ketiga pabrik berbeda tadi.

Untuk menjadikan distribusi barang lebih efisien maka perlu satu tempat ketika produk minuman kaleng, frozen food, dan camilan ringan dapat dikumpulkan pada satu gudang. Setelahnya, barang-barang yang sudah dikumpulkan di gudang khusus tersebut dapat dikirim kepada para supplier. Strategi ini tentunya lebih mudah serta dapat menghemat biaya dan waktu.

2. Berfungsi untuk Pusat Distribusi

Fungsi kedua, gudang dalam sistem logistik  adalah menjadi pusat penyaluran atau distribution center. Penerapan fungsi ini berarti warehouse menjadi pusat pengumpulan produk jadi. Kemudian, setelah dikumpulkan akan dilanjutkan ke beberapa pelanggan. Misalnya, Anda memiliki pabrik produksi di lokasi A. Sementara itu, permintaan produk Anda datang dari sejumlah pelanggan di kota lain.

Agar lebih efektif, Anda dapat menyewa gudang untuk dijadikan sebagai pusat distribusi. Hal Ini bertujuan supaya distribusi barang ke beberapa pelanggan lebih cepat dan efektif. Di samping itu, dengan adanya distribution center warehouse, Anda juga dapat mengatasi kendala pabrik yang minimalis sehingga tidak cukup untuk mengelola persediaan barang.

3. Berfungsi Memecah Volume Barang Pesanan

Fungsi ketiga adalah gudang logistik juga dapat berguna memecah volume barang hasil produksi ke dalam banyak varian. Sistem ini juga dikenal sebagai sistem break bulk operation. Sebagai contoh, pabrik mampu memproduksi barang dengan volume 1.000 buah. Sedangkan pelanggan membutuhkannya dengan jumlah berbeda. Maka dari itu, agar lebih efisien, gudang Anda dapat berfungsi sebagai break bulk operation spot.

4. Gudang sebagai Tempat In-Transit Mixing

Fungsi keempat gudang logistik sebagai tempat in-transit mixing. Ini adalah tempat untuk mencampur (mengkombinasikan) barang. Dari kombinasi tersebut, bagian distribusi akan mengirimkan sejumlah produk yang variannya berbeda-beda kepada pelanggan yang memiliki kebutuhan berbeda-beda pula. 

5. Gudang sebagai Tempat Cross-Dock Operation

Fungsi terakhir dari gudang logistik adalah mampu digunakan sebagai tempat untuk melakukan cross-dock operation, yaitu tempat untuk melakukan penerimaan barang dari lokasi asal (misalnya pabrik) dan langsung dilakukan pengiriman barang tersebut ke lokasi tujuan selanjutnya (misalnya supplier). Proses distribusi dilakukan dalam waktu yang relatif cepat sehingga tidak terjadi proses penyimpanan barang atau produk.

Ada beberapa tujuan mengapa perlu melakukan cross-dock operation. Salah satu tujuannya adalah karena barang atau komoditasnya bersifat perishable (misalnya sayur). Oleh karena itu, suatu gudang dapat berguna untuk menjalankan beberapa fungsi secara bersamaan.

Gudang logistik menjadi penting pada era masa kini untuk membantu penyimpanan produk hingga peredaran barang dari tangan penjual kepada konsumen. Agar bisnis semakin berjalan lancar dan efektif, RUN Market memberikan solusi terkait dengan pengelolaan barang sehingga baik penjual maupun konsumen dapat memilih barang sesuai kebutuhannya masing-masing. 

e-Procurement Platform untuk Solusi Pengadaan Perusahaan Anda

Daftar Gratis ! Jadwalkan Demo

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.