repeat order

Memahami Apa Itu Vendor dan Perbedaannya dengan Supplier

Kegiatan perusahaan, apapun jenisnya, tidak akan bisa lepas dari kerjasama dengan pihak lain. Paling sederhana, perusahaan tidak akan bisa lepas dari hubungannya dengan vendor atau supplier. Tapi tahukah Anda apa itu vendor dan apa itu supplier?

Pada prakteknya, cukup banyak orang yang masih salah kaprah dan tidak dapat membedakan secara detail kedua entitas bisnis. Secara garis besar memang peran keduanya mirip, yakni membantu pengadaan barang yang dibutuhkan perusahaan dalam menunjang kegiatan operasional dan produksi. Namun terdapat perbedaan signifikan antara kedua entitas bisnis ini.

Untuk memahami perbedaannya, akan dijabarkan dalam poin singkat di bawah ini.

Memahami Apa Itu Vendor dan Apa Itu Supplier

Sumber : freepik.com

1. Apa Itu Vendor dan Apa Itu Supplier

Perbedaan pertama tentu terletak pada pengertian dari vendor dan supplier itu sendiri. Vendor, dapat dipahami sebagai satu entitas bisnis yang bertugas menyediakan barang atau jasa pada pihak lain. Pada kegiatannya, vendor akan berhubungan dengan distribusi dan perantara yang menjembatani produsen barang dan jasa pada konsumen barang dan jasa.

Supplier di sisi lain merupakan pihak yang menyediakan barang dan jasa pada kliennya, biasanya berbentuk perusahaan, yang kemudian diolah kembali untuk dipasarkan sebagai produk dari perusahaan tersebut. Supplier hanya menyediakan barang atau jasa, dan bukan perantara.

2. Konteks Hubungan Bisnis dengan Perusahaan

Melihat pengertian di atas, maka jelas konteks hubungan bisnis antara vendor dan supplier juga jadi pembeda antara kedua bisnis ini.

Vendor akan memiliki peran sebagai perantara, untuk menghubungkan produsen barang atau jasa pada konsumennya, bisa berbentuk konsumen akhir atau perusahaan yang melakukan aktivitas bisnis.

Di sisi lain, supplier memiliki peran yang lebih dekat dengan perusahaan, karena secara langsung akan menjalin kerjasama melalui kontrak atau kesepakatan ketika akan dilakukan pengadaan barang atau procurement.

Hubungan bisnis supplier dengan perusahaan lebih erat daripada vendor dengan perusahaan, jika dilihat secara praktis.

3. Skala atau Jumlah Produk dan Jasa dalam Transaksi

Karena vendor sifatnya hanya sebagai perantara, maka jumlah produk dan jasa yang dimiliki dan dijual kemudian memiliki jumlah yang relatif kecil. Keuntungan yang didapat berasal dari komisi dan selisih harga yang mereka tetapkan.

Supplier memiliki skala penjualan yang lebih besar karena secara langsung terhubung dengan perusahaan. Ketika perusahaan memiliki kebutuhan bahan baku, baik barang atau jasa, supplier akan menyediakan dan memenuhi kebutuhan tersebut.

Dari waktu ke waktu, kerjasama antara perusahaan dan supplier bisa terjalin, dan transaksinya bisa terus meningkat seiring pertumbuhan perusahaan itu sendiri.

apa itu vendor

4. Resiko Transaksi Vendor dan Supplier

Sebagai perantara, resiko yang dimiliki vendor relatif kecil karena barang yang dimiliki untuk dijual juga tidak besar. Manajemen gudang dan penyimpanan yang cukup baik bisa dilakukan untuk menjamin kondisi barang sampai dengan selamat pada konsumennya.

Supplier memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Mengingat produk barang dan jasa yang dimiliki dan diperjualbelikan lebih besar jumlahnya, maka manajemen gudang dan penyimpanan yang sangat cermat wajib diterapkan. Barang harus disimpan dengan baik agar tetap dalam kondisi sesuai standar, sehingga bisa sampai di fasilitas milik klien pada kondisi sesuai pesanan.

5. Tujuan Penjualan Produk

Memahami apa itu vendor artinya memahami pula apa tujuan aktivitas yang dilakukan oleh vendor. Jika dilihat, tujuan utama dari vendor adalah menyediakan dan menjual barang maupun jasa pada konsumen terakhir.

Berbeda dengan supplier, tujuannya adalah menyediakan barang dan jasa sebagai bahan baku atau produk yang diperlukan oleh perusahaan, untuk menunjang operasional dan kegiatan produksinya. Perusahaan yang menjadi klien dari supplier ini mengolah produk yang dibeli, untuk menjadi produk lain yang dijual.

Sedikit Tambahan, Mengenal Beberapa Jenis Vendor

Sumber : freepik.com

Setelah memahami apa itu vendor dan konteks perbedaannya dengan supplier, ada baiknya Anda juga memahami bahwa terdapat beberapa jenis vendor berbeda. Nantinya, pengetahuan ini bisa Anda gunakan untuk mendapatkan vendor paling tepat untuk kebutuhan yang Anda miliki.

Vendor Produsen

Jenis ini mengembangkan dan memproduksi barang dari bahan mentah untuk dijual. Barang hasil produksi kemudian didistribusikan pada pedagang besar atau kecil, yang menjual barang pada konsumen akhir.

Vendor Pedagang Grosir

Menangani pengadaan barang dan jasa, namun memanfaatkan pembelian dari produsen atau pihak grosir lain. Perannya sebagai perantara, dan menjual kembali barang yang didapatkan pada toko besar, kecil, atau pembeli lainnya.

Vendor Pengecer

Merupakan entitas yang menjual barang pada konsumen sebagai pengguna akhir. Barang yang dijual berasal dari produsen, kemudian dijual kepada konsumen akhir dengan harga berbeda.

Vendor Penyedia Layanan dan Pemeliharaan

Jenis vendor ini menyediakan jasa yang dapat digunakan oleh pihak lain. Mulai dari transportasi, distribusi produk, pemeliharaan, akuntansi, asuransi, dan konsultasi.

Vendor Independen

Melakukan penjualan barang pada konsumen secara langsung

Itu tadi sedikit penjelasan mengenai apa itu vendor dan perbedaannya dengan supplier. Tentu, dengan memahami hal ini, kini Anda bisa memilih pihak yang tepat untuk melakukan kerjasama di bidang pengadaan barang dan bidang lainnya.

RUN Market, Platform Digital untuk Pengadaan Barang

Setelah memahami ulasan apa itu vendor, maka kini Anda bisa mulai menggunakan layanan dari RUN Market. Layanan RUN Market berfokus pada penyediaan ruang untuk vendor dan supplier guna memasarkan produknya dan bekerjasama dengan perusahaan Anda. Praktis, perusahaan akan memiliki banyak opsi dalam pengadaan barang, dan membuat kegiatan perusahaan semakin produktif. Bergabunglah dengan RUN Market sekarang juga, dan dapatkan opsi luas vendor dan supplier terbaik!

apa itu vendor

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.