cara menentukan harga produk

4 Cara Menentukan Harga Jual Produk Milik Anda agar Tepat Sasaran

Berbagai variabel menjadi pertimbangan dalam menjalankan sebuah bisnis yang Anda miliki. Mulai dari sistem yang digunakan dalam pengelolaan sumber daya, proses produksi, distribusi, strategi pemasaran, pengelolaan gudang dan pegawai, hingga cara menentukan harga jual produk Anda.

Yang belakangan disebutkan akan menjadi bahasan utama pada artikel ini, sebab ternyata cukup banyak pengusaha muda yang sulit menemukan harga jual produk dengan tepat. Terlebih jika produk yang dijual bisa diperoleh dalam dua kuantitas berbeda, eceran dan grosir.

Harga Jual Produk, Lebih Menguntungkan Grosir atau Eceran?

cara menentukan harga jual produk
Sumber : freepik.com

Pertanyaan klasik ini akan selalu muncul di benak pengusaha muda yang baru terjun ke dunia industri. Mana yang kira-kira lebih menguntungkan? Apakah berjualan secara grosir dalam jumlah besar? Atau justru berjualan dalam jumlah eceran atau kecil?

Serupa dengan kompleksnya pengelolaan bisnis, pertanyaan ini juga akan memerlukan satu artikel tersendiri untuk dibahas secara tuntas. Pada dasarnya, pasar grosir dan pasar eceran memiliki segmen yang berbeda. Jadi tergantung apa pilihan yang Anda ambil, mempertimbangkan jenis produk dan skala produksi yang dimiliki perusahaan Anda.

4 Cara Menentukan Harga Jual Produk

cara menentukan harga jual produk
Sumber : freepik.com

Nah pembahasan mengenai cara menentukan harga kali ini mungkin akan sedikit berbeda dengan beberapa pembahasan terkait harga jual produk. Cenderung fokus pada cara-cara praktis yang bisa digunakan, selanjutnya Anda bebas mengambil cara terbaik yang menurut Anda paling menguntungkan.

1. Menyesuaikan Harga Pasar

Cara pertama yang bisa digunakan adalah dengan menentukan harga produk sesuai dengan harga yang ada di pasar. Harga yang dimaksud adalah harga produk sejenis atau produk pesaing, yang sudah lebih dulu beredar di pasar sebelum produk Anda diluncurkan.

Pemetaan yang cermat, analisa data kompetitor yang baik, dan pertimbangan nilai yang dilakukan akan jadi dasar cara menentukan harga jual produk ini. Dengan sedikit riset, Anda bisa dengan mudah mendapatkan informasi mengenai harga grosir dan eceran dari suatu produk.

Dengan analogi sederhana produk dalam jenis yang sama memiliki biaya produksi tidak berbeda jauh, maka harga produk yang Anda berikan juga idealnya tidak akan terlalu berjarak. Pastikan produk tetap memiliki harga yang pantas, sehingga tidak terkesan terlalu murah atau terlalu mahal.

Hal ini dijadikan cara menentukan harga jual produk bagi reseller yang kebanyakan produk sejenis sudah beredar di pasaran.

2. Pertimbangan Biaya Tenaga Kerja

Cara ini bisa digunakan ketika produksi yang dilakukan benar-benar tergantung oleh keberadaan dan peran serta dari tenaga kerja. Maka, harga yang akan dilempar untuk produk nantinya akan mempertimbangkan biaya tenaga kerja yang Anda keluarkan dalam rangka menghasilkan produk tersebut.

Biaya tenaga kerja yang dimaksud antara lain upah pekerja, waktu yang dihabiskan untuk proses produksi, hingga pajak jaminan sosial yang harus diberikan pada pekerja yang Anda miliki. Jumlahkan semua variabel ini dan bagi dengan jumlah produk yang dihasilkan (ditambah dengan bahan baku), maka Anda akan mendapatkan harga dasar produk tersebut.

Anda bisa menambahkan keuntungan sesuai presentasi yang Anda inginkan, namun tetap melihat keadaan pasar tempat produk tersebut akan dilempar.

3. Berdasarkan Total Biaya Produksi

Serupa dengan poin sebelumnya, cara menentukan harga jual  produk ini mengganti variabel tenaga kerja dengan total biaya produksi. Jumlahkan semua total biaya produksi dalam rangka membuat produk, kemudian bagi jumlah tersebut dengan jumlah produk yang dihasilkan.

Dengan begini Anda akan mendapatkan harga pokok dari produk. Untuk menentukan harga jual grosir dan eceran, Anda bisa menentukan margin yang diinginkan dari penjualan tersebut.

4. Harga Biaya Plus

Cara menentukan harga produk yang keempat adalah dengan metode harga biaya plus. Sederhananya, Anda bisa menentukan harga jual per unit dari produk yang Anda miliki dengan menghitung jumlah biaya ditambah dengan biaya plus tertentu.

Harga yang muncul adalah harga per unit ditambah dengan keuntungan yang diinginkan. Harga ini kemudian diolah sedemikian rupa sehingga dapat ditentukan harga grosir dan eceran yang diberikan pada produk. Semakin tinggi harga eceran produk, semakin tinggi pula harga grosir yang bisa dipasang pada produk tersebut.

Keputusan Penentuan Harga dan RUN Market

Berbagai cara menentukan harga jual produk di atas bisa disesuaikan dengan konteks produk yang Anda miliki, pasar yang sudah ada, serta rencana pemasaran yang sudah disusun oleh tim marketing Anda. Tentu, semua wajib didasari dengan pertimbangan dan analisa yang kuat agar menjadi dasar pijakan solid untuk bisnis Anda melangkah ke depan.

Keempat cara yang disampaikan bisa digunakan untuk cara menentukan harga jual produk makanan, produk elektronik, produk peralatan teknik, hingga bahan baku yang menjadi komoditas utama dari bisnis Anda.

Tentunya, saat Anda berbicara mengenai cara menentukan harga jual produk berupa bahan baku, Anda juga bisa mempertimbangkan menggunakan layanan dari RUN Market. Kenapa? Karena riset pasar bisa dilakukan dengan mudah pada platform tersebut. Hingga harga produk yang Anda pasang tetap bisa bersaing dengan nilai uniknya sendiri. Masuk dan bergabung di RUN Market, dan maksimalkan semua fiturnya sekarang juga!

cara menentukan harga jual produk

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.