tahapan produksi pabrik

Penting! Pahami Tahapan Produksi untuk Kesuksesan Bisnis

Dalam dunia bisnis, proses produksi merupakan salah satu hal yang wajib untuk Anda lakukan. Setiap barang telah melalui proses panjang sampai akhirnya dapat konsumen gunakan, di mana semua berawal dari kegiatan produksi. Tanpa adanya tahapan produksi apalagi jika tidak dibantu dengan sistem manufaktur esensial, bisa jadi Anda akan mengalami kesulitan dalam memperoleh barang.

Apa itu Tahapan Produksi?

Tahapan produksi merupakan rangkaian yang bertahap dan langkah-langkah yang berurutan, mulai dari tahapan pengolahan bahan baku, membentuk, menyelesaikan serta mengawasi kualitas produk yang dihasilkan hingga akhirnya sampai kepada konsumen.

Sebuah perusahaan yang menjual produk pasti melakukan proses produksi untuk menciptakan produk yang akan dijual. Sehingga bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia bisnis, wajib untuk memahami tahapan yang benar agar proses produksi yang Anda lakukan sesuai dengan yang diharapkan dan tidak harus mengalami kegagalan.

Apa Tujuan Tahapan Produksi?

Sumber: Unsplash.com

Berikut kami rangkum hal apa saja yang menjadi tujuan tahap-tahap dalam produksi:

  • Menyediakan barang dan jasa pemenuh kebutuhan konsumen.
  • Menjaga kelancaran operasional suatu unit usaha/perusahaan.
  • Menambahkan nilai guna suatu barang agar bermanfaat bagi konsumen.
  • Memenuhi permintaan pasar, baik lokal maupun mancanegara.
  • Meraih profit demi tercapainya kemajuan unit usaha/perusahaan.
  • Mendorong dan membantu pertumbuhan produsen lain.
  • Menyubstitusi barang yang sudah tidak tersedia di pasar.

Dari beberapa poin barusan, kesimpulannya produksi memang sangat penting. Namun, kunci mewujudkan tujuan-tujuan itu adalah prosesnya.

Apa Saja Empat Tahapan Produksi?

Proses produksi dalam kegiatan ekonomi terbagi menjadi empat tahapan, yaitu planning, routing, scheduling, dan dispatching. Berikut penjelasannya:

1. Tahap Menyusun Rencana (Planning)

Perencanaan produksi adalah tindakan mengembangkan panduan untuk memproduksi barang atau jasa.

Segala proses produksi membutuhkan perencanaan. Tanpa itu, semua akan berantakan. Yang termasuk tahap menyusun rencana ini antara lain menentukan jenis produk, memperkirakan jumlah bahan baku, biaya produksi, dan lain-lain.

Pastikan juga Anda memiliki wawasan dan pengetahuan tentang produknya. Dengan begitu hasil perencanaannya akan lebih matang. Rencana produksi yang matang memangkas waktu yang dibutuhkan antara penempatan pesanan, penyelesaian hingga pengiriman.

2. Tahap Menentukan Alur (Routing)

Setelah mengantongi rencana yang matang, lalu apa selanjutnya?

Sekarang memasuki tahap routing atau menentukan rangkaian alur produksi dari satu pekerjaan ke yang lainnya. Istilah ini sangat familiar di industri manufaktur.

Proses routing harus berurutan, tidak boleh sampai ada yang terlewat atau lompat. Karenanya, dibutuhkan manajemen yang baik untuk mengaturnya.

Kegiatan routing secara umum meliputi:

  • pengolahan bahan baku awal,
  • membentuk barang,
  • memoles barang,
  • melakukan finishing,
  • mengontrol mutu barang,
  • mendistribusikan barang.

Enam poin di atas menjadi fokus utama dalam proses routing.

Apa tujuan routing dalam produksi?

Penentuan alur yang baik dan benar akan membuat proses produksi berjalan seefisien mungkin. Dengan kata lain produksi menghabiskan biaya terendah dan waktu tercepat.

Tahapan ini mesti terus disempurnakan setiap kali akan memproduksi. ‎

tahapan produksi

3. Tahap Mengatur Jadwal (Scheduling)

Dalam produksi, penjadwalan adalah proses mengoptimalkan pekerjaan dan beban kerja dalam jangka waktu tertentu.

Jadwal belum boleh keluar sebelum perencanaan dan routing siap. Pasalnya, tahap ketiga ini menyangkut efisiensi tenaga kerja dan alokasi sumber daya. Membuat jadwal berarti menentukan berapa banyak jam kerja yang dibutuhkan serta jumlah barang yang bisa selesai.

Hal pertama yang harus Anda lakukan yaitu membuat master scheduling atau jadwal produksi utama terlebih dahulu. Isinya gambaran besar mengenai timeline untuk keseluruhan alur produksi. Baru setelah itu dibagi-bagi lagi menjadi jadwal yang lebih rinci.

Faktor penting yang harus menjadi perhatian saat membuat jadwal produksi yaitu:

  • total barangnya,
  • jumlah tenaga kerja‎,
  • modal yang tersedia,
  • waktu pembuatan hingga distribusi,
  • kapasitas dan kemampuan produksi.

4. Tahap Perintah Memulai Produksi (Dispatching)

Sampailah pada proses keempat dan terakhir yaitu tahapan dispatching. Tindakan ini sangat menentukan keberhasilan tahap produksi. Dispatching merupakan perintah (order) untuk mengerjakan tugas masing-masing sesuai rencana awal. Ibaratnya seperti peluit tanda dimulai sebuah perlombaan.

Setelah ‘peluit’ berbunyi, para tenaga kerja mulai produktif mengeksekusi rencana, alur dan jadwal produksinya dengan benar dan berurutan. Seorang dispatcher menugaskan berbagai pekerjaan ke setiap mesin atau peralatan dan memantau produktivitasnya. Di sinilah letak kunci komunikasi dalam produksi.

Jika semua lancar, harapannya output dari tahap keempat ini dapat memenuhi target. Setelah itu pemenuhan kebutuhan konsumen akan lebih mudah.

Apa Tanda Tahapan Produksi yang Sukses?

Sumber: Unsplash.com

Terlepas dari faktor X yang bisa menghambat proses memproduksi barang dan jasa, kesuksesan tahap produksi dapat dilihat dari hal berikut:

  • Adaptasi yang baik dari SDM di bidangnya masing-masing.
  • Terjadi peningkatan kuantitas dan kualitas produksi.
  • Penjualan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
  • Peluang pengembalian investasi yang lebih besar.
  • Kepuasan karyawan dan manajemen atas hasil kerjanya.
  • Perusahaan wajib melakukan evaluasi apabila beberapa dari tanda-tanda di atas tidak terwujud.

Memudahkan Tahapan Produksi Bersama RUN Market

Aplikasi RUN Market hadir di industri Indonesia, dengan segudang peluang bisnis untuk Anda, yang membutuhkan bahan baku yang ada di seluruh Indonesia.

Dalam RUN Market terdapat fitur RUN Market Buyer yang mendukung tahapan produksi Anda melalui pengadaan barang online yang mempertemukan Anda dengan banyak opsi supplier berkualitas.

Dengan demikian, urusan pengadaan barang bisa diselesaikan dengan cepat, serta pembelian bisa berlangsung dengan efektif. Bergabung dalam platform RUN Market sekarang, dan rasakan manfaatnya untuk bisnis Anda!

tahapan produksi

e-Procurement Platform untuk Solusi Pengadaan Perusahaan Anda

Daftar Gratis ! Jadwalkan Demo

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.