open purchase order

5 Tujuan Open Purchase Order yang Perlu Anda Ketahui

Open purchase order adalah jenis pesanan pembelian yang dibuat oleh perusahaan kepada pemasok untuk membeli barang atau jasa dalam jumlah tertentu, tetapi tanpa menentukan tanggal pengiriman yang spesifik. Dalam sistem ini, tanggal pengiriman biasanya tidak ditentukan atau dapat berubah sesuai kebutuhan perusahaan.

Open purchase order digunakan ketika perusahaan ingin membuat pesanan pembelian untuk persediaan atau kebutuhan jangka panjang, tetapi tidak ingin atau tidak dapat menentukan tanggal pengiriman yang pasti. Dalam beberapa kasus, perusahaan mungkin ingin memanfaatkan harga atau diskon yang ditawarkan oleh pemasok, tetapi tidak yakin kapan persediaan akan dibutuhkan.

Dengan pesanan pembelian terbuka, perusahaan dapat memberikan petunjuk kepada pemasok untuk menyediakan barang atau jasa dalam jumlah tertentu, tetapi tanggal pengiriman akan ditentukan kemudian. Ini memberikan fleksibilitas kepada perusahaan untuk mengatur tanggal pengiriman sesuai dengan kebutuhan aktual mereka.

Namun, perlu diingat bahwa open purchase order harus dipantau dengan cermat oleh perusahaan untuk memastikan barang atau jasa dikirim tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan. Perusahaan harus mengelola komunikasi dengan pemasok secara teratur untuk mengkoordinasikan tanggal pengiriman yang akurat berdasarkan kebutuhan mereka.

Untuk mengenal lebih dalam mengenai open purchase order, artikel tentang tujuan, tata cara, dan contoh formatnya. Selengkapnya di bawah sini.

Tujuan Open Purchase Order 

tujuan open purchase order
Sumber: pinterest.com

Tujuan utama dari open purchase order adalah memberikan fleksibilitas kepada perusahaan dalam mengatur tanggal pengiriman barang atau jasa yang dibeli. Beberapa tujuan khususnya adalah sebagai berikut:

1. Fleksibilitas Pengiriman

Dengan sistem ini, perusahaan dapat mengatur tanggal pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan aktual mereka. Ini memungkinkan perusahaan untuk menghindari penumpukan persediaan yang tidak diperlukan atau kekurangan persediaan yang dapat mengganggu operasional perusahaan.

2. Pemanfaatan Harga atau Diskon

Dalam beberapa situasi, pemasok mungkin menawarkan harga khusus atau diskon untuk pesanan dalam jangka waktu tertentu. Dengan menggunakan open purchase order, perusahaan dapat memanfaatkan kesempatan ini tanpa harus menentukan tanggal pengiriman yang pasti. Mereka dapat melakukan pembelian dalam jumlah yang diinginkan dan menentukan tanggal pengiriman kemudian.

3. Pemantauan Persediaan

Open purchase order memungkinkan perusahaan untuk membuat pesanan pembelian dalam jumlah yang dibutuhkan tanpa harus menentukan tanggal pengiriman yang spesifik. Ini memungkinkan perusahaan untuk terus memantau dan mengelola persediaan mereka secara efektif, sambil memberikan fleksibilitas untuk mengatur pengiriman sesuai kebutuhan.

4. Efisiensi Operasional

Dengan menggunakan sistem ini, perusahaan dapat mengurangi kesalahan dalam perencanaan persediaan dan memperbaiki efisiensi operasional. Fleksibilitas dalam menentukan tanggal pengiriman memungkinkan perusahaan untuk mengatur sumber daya dan proses produksi secara lebih efektif.

5. Perubahan Kebutuhan

Dalam lingkungan bisnis yang dinamis, perubahan kebutuhan adalah hal yang umum terjadi. Dengan open purchase order, perusahaan dapat dengan mudah menyesuaikan jumlah dan tanggal pengiriman pesanan pembelian sesuai dengan perubahan kebutuhan mereka.

Dengan demikian, tujuan dari open purchase order adalah memberikan fleksibilitas, mengoptimalkan manajemen persediaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengakomodasi perubahan kebutuhan dalam proses pembelian perusahaan.

Prosedur Open Purchase Order

Prosedur open purchase order umumnya melibatkan beberapa langkah yang melibatkan komunikasi antara perusahaan dan pemasok. Berikut adalah contoh prosedur umumnya:

a. Identifikasi Kebutuhan

Perusahaan mengidentifikasi kebutuhan barang atau jasa yang akan dibeli. Hal ini dapat melibatkan peninjauan persediaan saat ini, proyeksi permintaan masa depan, atau permintaan departemen yang terkait.

b. Pemilihan Pemasok

Perusahaan melakukan evaluasi dan pemilihan pemasok yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Faktor-faktor seperti kualitas, harga, reputasi, dan layanan pelanggan dapat dipertimbangkan dalam proses ini.

c. Persiapan Purchase Order

Perusahaan menyusun purchase order dengan mencantumkan informasi yang relevan, seperti nama pemasok, deskripsi barang atau jasa yang akan dibeli, jumlah, harga, dan persyaratan lainnya yang diperlukan. Namun, dalam open purchase order, tanggal pengiriman tidak ditentukan secara spesifik atau dapat ditentukan sebagai “TBD” (To Be Determined).

d. Pengiriman Purchase Order

Purchase order dikirimkan kepada pemasok, baik melalui email, sistem elektronik, atau metode komunikasi lainnya yang telah disepakati antara perusahaan dan pemasok.

e. Konfirmasi dan Negosiasi

Pemasok menerima purchase order dan melakukan konfirmasi terkait persetujuan pesanan. Jika ada persyaratan tambahan atau perubahan yang perlu dinegosiasikan, perusahaan dan pemasok berkomunikasi untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

f. Monitoring dan Penjadwalan Pengiriman

Perusahaan memantau pesanan pembelian dan berkomunikasi secara teratur dengan pemasok untuk menentukan tanggal pengiriman yang sesuai. Ketika perusahaan memiliki kebutuhan yang lebih spesifik atau tahu kapan persediaan akan dibutuhkan, mereka menghubungi pemasok untuk menentukan tanggal pengiriman yang akurat.

g. Penerimaan dan Pembayaran

Setelah barang atau jasa diterima, perusahaan memverifikasi pesanan dan melakukan proses pembayaran sesuai dengan persyaratan yang telah disepakati dengan pemasok.

Penting untuk dicatat bahwa prosedur open purchase order dapat sedikit bervariasi antara perusahaan dan industri yang berbeda. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengadopsi prosedur yang sesuai dengan kebutuhan dan praktik bisnis mereka sendiri.

RUN Market dari RUN System memberikan solusi inovatif pengelolaan proses pengadaan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk saling terhubung dalam satu platform.

Fitur-fitur dalam RUN Market mampu membantu perusahaan dalam melakukan transformasi digitalisasi perusahaan barang dan jasa. Selain itu, RUN Market juga mampu membantu perusahaan menemukan vendor terbaik yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, melalui fitur terbaru yang bernama Financing, RUN Market menyediakan pembiayaan dengan mudah dan cepat untuk para pelaku UMKM.

Bersama RUN Market, proses pengadaan menjadi lebih efisien, cepat, dan mudah. 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.