market cap

Pebisnis Wajib Paham, Ini Penjelasan Market Cap

Market cap atau nilai kapitalisasi pasar, menjadi instrumen penting yang wajib diketahui oleh pebisnis. Meski lebih banyak dibahas dalam konteks investasi, namun pada kenyataannya nilai ini juga dapat membantu pebisnis mengetahui sejauh mana bisnisnya berkembang, dan di posisi mana kira-kira bisnisnya berada pada pasar luas.

Untuk lebih lanjut memahami mengenai market cap, cara menghitungnya, dan faktor apa saja yang berpengaruh pada nilai kapitalisasi pasar untuk perusahaan Anda, Anda dapat menemukan penjelasannya di sini.

Jelas, diharapkan setelah membaca artikel ini, pemahaman Anda terhadap konsep tersebut menjadi semakin baik, dan perusahaan Anda dapat dikelola dengan lebih optimal demi keuntungan yang lebih besar pula.

Baca Juga: Apa itu Open Bidding dan Perbedaannya dengan Close Bidding

Mari Pahami Apa Itu Market Cap

market cap
Sumber: freepik.com

Dilansir dari Investopedia, market cap adalah perhitungan kapitalisasi pasar dengan mengalikan jumlah total saham atau saham yang beredar di perusahaan dengan harga yang ada di pasar pada saat ini.

Dalam pengertian lain, konsep ini dapat dipahami sebagai sebuah ukuran berdasarkan nilai agregat suatu perusahaan. Cara perhitungannya serupa dengan pengertian di awal tadi, yakni dengan mengalikan jumlah saham perusahaan yang beredar dengan harga per lembar saham di pasar.

Dari sisi investor, kapitalisasi pasar adalah nilai yang dilihat untuk mengukur sebuah perusahaan untuk melihat sejauh mana prospek yang dimiliki perusahaan tersebut sebagai perangkat investasi yang akan dipilih.

Dari sisi pengusaha, nilai ini digunakan sebagai tolok ukur dari nilai perusahaan secara keseluruhan pada industri tempatnya bergerak.

Cermati Cara Hitungnya

market cap
Sumber: freepik.com

Untuk mengetahui nilai dari kapitalisasi pasar sebuah perusahaan, rumus umum yang digunakan adalah hasil perkalian dari jumlah saham yang beredar dan harga saham per lember di pasar. Hasilnya akan menunjukkan nilai dari perusahaan.

Rumusnya secara sederhana adalah sebagai berikut:

Market Cap = Total Jumlah Saham Beredar x Harga Saham per Lembar di Pasar

Sebagai ilustrasi, misalnya perusahaan Anda memiliki saham yang beredar sebanyak 250.000.000 lembar saham. Harga yang dimiliki saham tersebut per lembarnya adalah Rp4.000. Maka untuk nilai market cap dari perusahan Anda adalah sebagai berikut:

Market cap perusahaan = total jumlah saham beredar x harga saham per lembar di pasar

= 250.000.000 x Rp4.000

= Rp1.000.000.000.000

Jadi total nilai market cap perusahaan Anda adalah sebesar Rpo1.000.000.000.000. Memang terlihat besar, namun nilai dari kapitalisasi pasar ini sifatnya sangat dinamis, tergantung dengan perubahan harga saham dari perusahaan yang Anda miliki.

Jika terdapat sentimen positif dari pasar, maka nilai perusahaan bisa melonjak, demikian pula sebaliknya, jika terdapat sentimen negatif maka nilai perusahaan bisa anjlok dan membawa kerugian serta citra buruk kepada investor.

Beberapa Faktor yang Berpengaruh pada Nilai Kapitalisasi Pasar

market cap
Sumber: freepik.com

Jika membahas mengenai faktor apa saja yang berpengaruh pada nilai perusahaan ini, sebenarnya dapat dilihat dari apa yang telah dituliskan sebelumnya.

Secara umum, nilai perusahaan dari kapitalisasi pasar akan bergantung pada dua hal. Pertama, jumlah saham yang dimiliki perusahaan di pasar atau yang telah diterbitkan, dan yang kedua, sentimen pasar terhadap perusahaan Anda.

1. Jumlah Saham yang Diterbitkan

Total jumlah saham yang diterbitkan menjadi faktor pertama yang dapat berpengaruh pada nilai kapitalisasi pasar. Jumlah dalam segi kuantitas atau nilai saham akan berpengaruh, karena dari sini nilai kapitalisasi pasar tersebut akan ditunjukkan.

Ketika saham yang diterbitkan semakin banyak jumlahnya namun tidak disertai animo pasar yang baik, maka nilai saham secara otomatis akan turun. Faktor pembagi nilai perusahaan akan meningkat jumlahnya, namun nilainya akan menurun. Hal ini harus jadi perhatian ketika perusahaan ingin menambah jumlah saham yang diterbitkan.

Jumlah saham akan berpengaruh pada nilai saham, dan juga pada sentimen pasar saham.

2. Sentimen Pasar

Sentimen pasar sendiri mengacu pada bagaimana penilaian publik, yang akan menjadi pembeli saham perusahaan Anda, terhadap performa dan kinerja perusahaan Anda. Semakin baik performa dan prospeknya, maka sentimen pasar akan menjadi positif. Demikian pula sebaliknya.

Ini kenapa penting sekali membangun citra dan hubungan baik dengan berbagai pihak, sehingga penilaian yang diberikan juga akan membaik. Semakin baik citra yang dimiliki perusahaan, dan tentu performa yang diberikan, maka semakin baik sentimen pasar.

Efek positif akan dirasakan pada peningkatan nilai saham, dan akhirnya meningkatkan pula nilai kapitalisasi pasar yang dimiliki perusahaan Anda.

Baca Juga: Beda Marketplace dan Toko Online yang Perlu Diketahui Pelaku B2B 

Efisiensi dan optimasi bisnis akan menjadi poin penting dalam peningkatan kinerja. Hal yang sama juga dapat terbangun dari hubungan baik dengan berbagai pihak yang pernah bekerjasama dengan perusahaan, sehingga turut memberikan penilaian positif pada perusahaan. Salah satu cara terhubung dengan berbagai perusahaan lain, adalah dengan transaksi menggunakan RUN Market.

Platform Pengadaan Terbaik untuk Bisnis Anda

RUN Market menyediakan ekosistem bisnis yang produktif, solid, dan mengakomodir kepentingan setiap pihak. Kerjasama yang baik bisa terjalin dari platform ini, karena setiap penggunanya adalah pelaku bisnis terverifikasi. Dengan demikian hubungan mutualisme dapat terjalin antara pelaku usaha yang ada di sana. Citra baik akan terbentuk, dan market cap perusahaan seiring berjalannya waktu akan terus meningkat. Segera bergabung dengan RUN Market, dan maksimalkan potensi kerjasama yang ada di dalamnya!

e-Procurement Platform untuk Solusi Pengadaan Perusahaan Anda

Daftar Gratis ! Jadwalkan Demo

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.