budgeting adalah

4 Tahap Cara Membuat Budgeting secara Tepat dan Efektif

Salah satu aktivitas penting dalam pengelolaan keuangan agar transaksi masuk dan keluar adalah budgeting. Sebab, budgeting adalah panduan mengelola keuangan agar neraca keuangan tetap berjalan dengan baik dan lancar. Dengan makna lain, pengeluaran keuangan baik bisnis maupun urusan pribadi tidak lebih besar daripada pendapatan. 

Namun, untuk mencapai tujuan keuangan ideal yaitu pendapatan lebih besar daripada pengeluaran, bukanlah sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, untuk mengenal lebih dalam tentang budgeting, artikel di bawah ini akan membantu Anda memahami pengertian, manfaat, fungsi, cara membuat, dan cara mengelolanya. 

Budgeting adalah Fungsi Penting dalam Anggaran Keuangan, Ini Penjelasannya

Secara umum, budgeting adalah proses menyiapkan rencana untuk membelanjakan anggaran. Namun, untuk mengetahui anggaran Anda tersedia dengan cukup atau tidak, perlu melihat saldo masa lalu sehingga alur perencanaan menjadi matang. 

Akan tetapi, apabila Anda tidak memiliki cukup uang untuk menggunakan semua yang Anda dapatkan maka Anda bisa melakukan proses perencanaan ini dengan lebih fokus kepada pengeluaran yang lebih penting. 

Fungsi Budgeting

Fungsi Budgeting
Sumber: pexels.com

Ketika hendak melakukan budgeting maka Anda atau perusahaan harus mengetahui laporan keuangan sebelumnya. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan untuk merancang prediksi anggaran yang masuk dan keluar dalam rentang waktu tertentu. Dengan demikian, budgeting mampu membantu perusahaan untuk terus beraktivitas bisnis pada masa mendatang.   

Adapun fungsi budgeting yang perlu diketahui antara lain:

1. Menentukan Modal Awal

Jika Anda mampu melakukan pengelolaan budget dengan bijak dan tepat maka Anda bisa memahami berapa dana modal yang akan dilaksanakan dalam menjalankan bisnis. 

2. Sebagai Target Penjualan

Apabila perencanaan budgeting dilakukan dengan tepat maka ini menjadi alat ukur penjualan. Jika memang target pendapatan tidak sesuai budget, ada penyesuaian anggaran sehingga bisnis tetap berjalan secara prima dan efektif.  

3. Membantu Mengontrol Pengeluaran

Budgeting menjadi penting sebab apabila tidak melakukannya, Anda dapat mengeluarkan dana lebih banyak daripada yang harus dibayar. Oleh karena itu, budget membantu meminimalisir risiko gulung tikar karena pembatasan pengeluaran.

Baca Juga: Cara Buat, Fungsi, dan Contoh, Invoice Tagihan Perusahaan Dagang

Dengan demikian, budgeting pun juga dapat menjadi suatu piranti untuk meninjau perkembangan suatu bisnis. Pada umumnya, bisnis yang baik harus dapat memenuhi bahkan melebihi target penjualan dalam budgeting, tetapi dengan modal yang minim atau bahkan kurang dari anggaran yang ditetapkan.

Cara Membuat Budgeting dengan Tepat

Cara Membuat Budgeting
Sumber: pexels.com

Apabila hendak mengimplementasikan budgeting dengan tepat dan bijaksana maka sebaiknya Anda mengetahui tahap atau cara membuat budgeting yang di antaranya adalah:

1. Menentukan Tujuan

Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah menentukan tujuan dalam jangka waktu tertentu. Apabila Anda mengetahui capaian yang hendak dituju maka semakin mudah untuk melakukan budgeting. Oleh karena itu, Anda perlu menuliskan rencana yang paling penting. Lalu, Anda memiliki prediksi kapan sebaiknya rencana tersebut diimplementasikan. 

2. Menghitung Pendapatan dan Pengeluaran

Dalam budgeting, pemasukan per bulan adalah dana yang Anda dapatkan seperti gaji, pemasukan lepas, bunga, dividen investasi, dan berbagai tunjangan. 

Kemudian, coba masukkan pengeluaran rutin bulanan Anda. Contohnya, tagihan listrik, air, internet, kebutuhan sehari-hari, biaya transportasi, pembayaran sewa kantor, dan tagihan lainnya. 

Terakhir adalah pengeluaran yang bersifat opsional atau fleksibel seperti rekreasi, penyaluran hobi, dan lain sebagainya. Namun, Anda perlu menyisihkan dana untuk biaya yang tidak terduga seperti perawatan mobil atau motor, perbaikan rumah, dan pengeluaran untuk ke puskesmas atau rumah sakit.

3. Ketahui Sisa Anggaran yang Tersedia

Jika Anda sudah menyisihkan dan membuat pos-pos pendapatan untuk pengeluaran, cek dana yang tidak digunakan. Untuk mengetahuinya, Anda harus mengingat tujuan perusahaan. Sisa anggaran dapat Anda gunakan untuk kebutuhan investasi atau pembelian aset. Namun yang pasti, buatlah keputusan secara bijak sehingga keuangan perusahaan menjadi lebih aman. 

Apabila pengeluaran bulanan justru lebih besar dari pendapatan bulanan maka Anda harus merevisi kebiasaan pengeluaran sesuai kemampuan. Teliti daftar pengeluaran dan cek apakah ada dana yang sebaiknya tidak untuk dikeluarkan. Sehingga dana tersebut dapat dikelola lebih baik dan hemat. 

4. Memantau Anggaran

Hal terakhir yang dapat Anda lakukan adalah memantau seluruh pendapatan, pengeluaran, hingga habit dalam pembiayaan. Ini menjadi penting sebab untuk mengukur serta membandingkan dengan pendapatan pada periode sebelumnya dan masa kini. 

Dalam menjalankan prinsip-prinsip budgeting maka perlu diingat bahwa pengelolaannya penting untuk perkembangan bisnis ke depan. Agar bisnis semakin baik RUN Market dari RUN System memberikan solusi inovatif pengelolaan proses pengadaan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk saling terhubung dalam satu platform.

e-Procurement Platform untuk Solusi Pengadaan Perusahaan Anda

Daftar Gratis ! Jadwalkan Demo

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.